Cara memilih hosting yang bagus dan baik

Apa itu web Hosting

Hosting adalah seperangkat sumberdaya yang berperan sebagai tempat penyimpanan data data dari website agar nanti bisa di akses melalu internet.

Jenis jenis Hosting yang harus anda ketahui

Shared Hosting

Hosting jenis ini paling umum di gunakan bagi situs situs dan blog pemula.

Cara kerjanya adalah dengan membagi satu sumber daya untuk di gunakan bersama.

Analoginya seperti sebuah rumah dengan beberapa kamar yang di sewakan, tetapi hanya memilki satu kamar mandi , satu ruang tamu yang di gunakan bersama oleh semua penyewa kamar.

Kelebihannya dari hosting jenis ini adalah harganya yang terjangkau.

Kelemahannya biasanya hosting jenis ini tidak sanggup menanggung beban visitor yang sangat tinggi.

Selain itu karena pemakaian bersama jika ada salah satu penyewa yang menggunakan sumberdaya dengan berlebihan terutama bandwitch maka akan berpengaruh terhadap kinerja situs milik anda juga.

VPS Hosting

Virtual Private Server adalah teknologi yang mebuat semacam server virtual di internet.

Prinsip nya hampir sama dengan Shared Hosting, namun dengan menggunakan teknologi VPS maka setiap penyewa di buat seolah olah memilki satu server sendiri yang terpisah dari server server penyewa lain.

Kelebhan VPS Kecepatan Akses dan management sumberdaya lebih bebas dan lebih bagus dari Shared hosting.

Vps Mampu menampung beban visitor yang lebih banyak dari Shared hosting

Kelemahan VPS mengharus kan anda untuk menkonfigurasi manual server milki anda sendiri.

Untuk pemula mungkin ini cukup menyusahkan , namun jika anda mau belajar tidak begitu susah kok.

Memilih Hosting yang tepat untuk Website yang anda miliki

Sesuai dengan panduan dari wordpress.org dan dari google webmaster tool kecepatan response dari server hosting merupakan fondasi utama dalam penilaian kinerja SEO dari website untuk proses rangking.

Dan sesuai dengan panduan dari bloger bloger ternama , untuk website pemula di sarankan untuk menggunakan Shared hosting saja.

Alasannya :

  1. hemat biaya karena proses mengembangkan website hingga mendapatkan trafik cukup lama
  2. tidak harus pusing dengan konfigurasi server.
  3. Ketika trafik anda sudah mulai tinggi anda bisa memindahkan server ke VPS untuk performa website yang lebih baik.

Anda tentu tidak membutuhkan bandwitch dan sumber daya yang besar jika visitor anda masih beberapa orang saja kan.

Yang harus anda pahami dalam proses membuat website dari nol bukan karena desain yang banyak animasi atau karena server yang luar biasa sumber dayanya.

Dalam proses membuat website yang pertama kali yang harus menjadi perhatian adalah meminimalisir biaya dan memaksimalkan “pintu masuk” ke website, yang berupa kontent kontent yang berkualitas.

Artinya Ngeblog dulu aja gan di shared hosting 😀

Karena itu jika anda teliti , kebanyakan dari pakar pakar SEO selalu menyarankan untuk membuat blog terlebih dahulu agar mendatangkan trafik bagi website anda.

Seperti yang sudah di bahas di atas kalau Shared hosting memilki kelemahan karena sistem penggunaan bersamanya.

Bagaimana Cara Memilih Shared Hosting Yang Masih Bagus

Strategi memilih Server hosting yang masih bagus supaya tidak kecolongan kayak saya.

Kita akan menganalisa terlebih dahulu kecepatan response dari server server hosting tersebut dengan memanfaatkan website website yang sudah duluan menyewa hostingan mereka.

Response server adalah kecepatan dari server merespon request yang di lakukan client

Sekarang pilih keyword atau nama domain secara acak dan lihat hasil pencarian di SERPs Google.

Sekarang gunakan Google page speed untuk mengecek kecepatan response mereka

Google Page Speed

Jika ditemukan peringatan seperti ini maka hosting yang di gunakan situs target tadi kualitasnya kurang bagus

Setelah uji coba yang pertama buat listing dari website yang lulus test dan cek apakah situs tersebut menggunakan Shared hosting atau tidak dengan tool ini

Yougetsignal

Alternatif http://www.viewdns.info/reverseip/

Indikasi yang menandakan situs itu shared hosting atau tidak adalah jika hasil scaning nya menghasilkan banyak nama domain yang muncul.

Langkah terakhir adalah mencari penyedia layanan jasa hosting tersebut.

Tool:

Hostadivice

Jika anda sudah mendapatkan response time yang bagus untuk hosting server anda sekarang saatnya untuk membandingkan dan memutuskan paket hosting yang mana yang cocok dengan kebutuhan website anda.

Opsi yang harus anda pertimbangkan dalam pemilihan paket hosting antara lain:

Kapasitas Penyimpanan Data: Untuk opsi berapa disk space yang anda butuh kan sifatnya relatif. Jika anda menggunakan wordpress dengan theme yang menggunakan pagebuilder seperti Divi , atau elementor saya sarankan untuk menyewa server dengan disk space minimal 1Gb karena theme, plugin dan CMS wordpress juga menggunakan alokasi dari disk sapce yang anda miliki.

Logikanya semakin besar file yang akan anda upload ke server maka semakin besar juga kebutuhan ruang penyimpanan memori di server.

Bandwidth bulanan: Sama dengan pilihan  di atas sesuaikan saja dengan kebutuhan website anda.

Cara menganalisa nya : Saya asumsikan sebuah post yang anda miliki memilki ukuran 250kb dan bandwitch yang anda milki sebesar 10Gb. Ini berarti server anda bisa melayani 40.000 kunjungan tiap bulannya. Jika tiap  satu orang visitor mengunjungi 2 halaman berarti  server anda hanya bisa menampung 20.000 klik setiap bulan dan sekitar 500 sd 700 kunjungan perhari.

Harga Paket Web Hosting: Sesuaikan dengan budget yang anda miliki.

 
Lokasi Server: Lokasi server sesuaikan dengan target utama pasar anda , jika situs anda berbahasa indonesia yang artinya target utama anda adalah masyarakat indonesia , usahakan menyewa hosting yang berada di indonesia atau dekat dengan indonesia.
 
 
 
Supaya anda tidak terlalu bingung silahkan kunjungi alamat hosting yang sudah anda dapatkan dengan cara analisa di atas dan chat provider nya secara langsung , dan tanyakan hal hal yang ingin anda ketahui tentang histing di server mereka.
Seperti lokasi server, dikon dan hal hal krusial lain yang sudah di bahas di atas.
 
Tapi jangan tanyakan kecepatan response time ya, karna diragukan kalau mereka akan transparan. 🙂
 
Silahkan share artikel ini jika bermanfaat atau follow fans page kami di Facebook supaya selalu mendapatkan update tentang internet marketing dan bisnis online.
 

Share